Kemenhub: Per 5 Desember, Total Penjualan Tiket Pesawat Untuk Periode Natal Dan Tahun Baru Mencapai 2,5 Juta, Yang Baru Mencakup 31% Dari Kapasitas Yang Ada

Jumat, 13 Desember 2024

    Bagikan:
Penulis: Adam Naufal
(tempo.co)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menginformasikan bahwa hingga tanggal 5 Desember 2024, sebanyak 2.571.528 tiket pesawat telah terjual. Agustinus Budi Hartono, Direktur Angkutan Udara Kemenhub, menyatakan bahwa jumlah tiket yang terjual tersebut mencakup 31 persen dari total kapasitas yang tersedia untuk periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

"Melihat dari jumlah tiket yang terjual, dari kapasitas yang ada, baru 31 persen yang terisi. Saya rasa belum bisa dikatakan bahwa ini merupakan dampak yang signifikan," ungkap Hartono dalam acara persiapan Kemenhub menjelang libur Nataru, yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 12 Desember 2024.

Sementara itu, ia mengungkapkan bahwa dampak dari penurunan harga tiket pesawat akan mulai terlihat setelah satu minggu penjualan untuk periode Nataru 2024/2025. Hartono menjelaskan bahwa efek ini disebabkan oleh penurunan harga tiket pesawat domestik yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar 10 persen.

Namun, kami akan mengevaluasi kemungkinan tersebut setelah satu minggu atau mungkin lima hari sebelum periode Nataru berlangsung, ungkapnya.

Walaupun belum dapat dipastikan dampak dari penurunan harga tiket pesawat ini, ia menyatakan bahwa hal tersebut bertujuan untuk memperkirakan peningkatan jumlah penumpang pesawat domestik selama libur Nataru. "Kenaikan jumlah penumpang tersebut akan kami amati mungkin seminggu atau lima hari sebelum pelaksanaan Nataru," kata Hartono.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Elba Damhuri, mengonfirmasi bahwa pemerintah telah mengambil keputusan untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik selama periode Nataru di seluruh bandara di Indonesia. Kebijakan ini, menurutnya, merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk meringankan beban biaya perjalanan udara bagi masyarakat.

Elba Damhuri menyatakan bahwa pemerintah akhirnya memutuskan untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen. Pernyataan ini disampaikan setelah Prabowo mengadakan rapat terbatas dengan Menteri Perhubungan dan beberapa menteri lainnya di Istana Merdeka.

"Hasil dari pertemuan tersebut, pemerintah sepakat untuk menurunkan harga tiket pesawat domestik sebesar 10 persen selama Nataru, di seluruh bandara di Indonesia,” ungkap Elba Damhuri dalam keterangan resmi yang diterima Tempo pada Kamis, 28 November 2024.

Dia menambahkan bahwa penurunan harga tiket pesawat sebesar 10 persen ini tidak akan mempengaruhi Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Selain itu, Elba Damhuri juga menjelaskan bahwa pengurangan harga tiket ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina, dan AirNav.

Dia menekankan bahwa semua maskapai penerbangan diminta untuk menurunkan biaya seperti fuel surcharge, tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U), serta harga avtur di beberapa bandara.

(Adam Naufal)

Baca Juga: Operasional Qantas Di Melbourne Kacau Akibat Kebakaran Terminal
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.