BAKN DPR RI Desak Inklusivitas Penyaluran KUR Bagi Seluruh Lapisan UMKM

Sabtu, 29 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Chokri Karem
Prinsip keadilan dalam penyaluran KUR harus diwujudkan dengan membuka akses seluas-luasnya bagi UMKM yang dipimpin oleh perempuan, kaum disabilitas, dan kelompok masyarakat marginal lainnya yang selama ini sering terpinggirkan.

Jakarta, Indonesia – Isu inklusivitas menjadi sorotan utama Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI dalam evaluasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR). BAKN menilai, program pemerintah ini harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk kelompok yang secara tradisional memiliki hambatan akses terhadap perbankan.

Data menunjukkan bahwa partisipasi pelaku UMKM perempuan dalam mengakses KUR masih relatif rendah dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini seringkali disebabkan oleh keterbatasan agunan, rendahnya literasi keuangan, dan faktor sosio-kultural yang membatasi ruang gerak perempuan dalam berusaha.

Demikian pula dengan pelaku UMKM dari kalangan disabilitas yang seringkali menghadapi hambatan fisik dan non-fisik dalam mengurus administrasi perbankan yang rumit. Mereka membutuhkan pendekatan dan fasilitas yang khusus untuk dapat menikmati manfaat program KUR.

BAKN merekomendasikan agar perbankan mengembangkan produk KUR yang lebih spesifik dan sensitif gender, serta menyediakan layanan yang ramah disabilitas di kantor-kantor cabangnya.

Sosialisasi yang ditargetkan secara khusus kepada kelompok perempuan dan disabilitas perlu segera dilakukan. Materi sosialisasi juga harus disampaikan dalam format yang mudah dipahami dan melalui saluran komunikasi yang dapat dijangkau oleh kelompok tersebut.

Pelibatan organisasi masyarakat dan asosiasi UMKM yang fokus pada pemberdayaan perempuan dan disabilitas sangat penting. Organisasi ini dapat menjadi jembatan kepercayaan dan membantu proses pendampingan dari hulu ke hilir.

Selain itu, BAKN juga mendorong penggunaan teknologi assistive dalam platform digital perbankan untuk memudahkan nasabah disabilitas. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan inklusivitas tetapi juga membuka pasar yang sangat potensial bagi perbankan.

Dengan mendorong penyaluran KUR yang inklusif, BAKN DPR RI yakin bahwa program ini tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam mengurangi kesenjangan dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

(Chokri Karem)

Baca Juga: Pertamina Salurkan Bantuan Sosial Dan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Sumut Dan Aceh
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.